Cara Bercocok Tanam Sayuran Dirumah Dengan Menerapkan Konsep Microgreen

1 min read

Cara Bercocok Tanam Sayuran Dirumah Dengan Menerapkan Konsep Microgreen – Bercocok tanam menjadi lebih mudah dengan menerapkan konsep microgreen. Hal ini dikarenakan, konsep ini tidak membutuhkan wadah terlalu besar berkat pertumbuhan akar yang tidak terlalu banyak.

Cara Bercocok Tanam Sayuran Dirumah Dengan Menerapkan Konsep Microgreen Cara Bercocok Tanam Sayuran Dirumah Dengan Menerapkan Konsep Microgreen

Dengan demikian, kalian secara leluasa dapat melakukannya di dalam rumah. Selain itu, tanaman dari hasil metode ini dapat langsung kalian makan, seperti bisa ditambahkan dalam salad, sandwich, ataupun stir fried dish.

Menurut pakar, konsep bertanam ini diperuntukkan kepada sayur serta rempah yang dipanen saat masih berusia muda. Kurang lebih waktu panen tersebut adalah saat tanaman memiliki tinggi sekitar 2,5 sentimeter. Sehingga dalam kurun waktu 2 hingga 3 minggu kalian sudah dapat memetik hasilnya.

Beberapa jenis sayuran di Indonesia yang populer untuk ditanam dengan metode ini adalah rumput gandum, soba, kohlrabi, mustard, dan kubis. Sedangkan untuk rempah yang bisa kalian tanam seperti kemangi dan mint.

Pada umumnya, konsep ini mampu menghasilkan tanaman yang dengan kandungan vitamin dan mineral yang tinggi. Sehingga walaupun kalian mengkonsumsi dalam jumlah kecil, namun tetap dapat meraih kandungan gizi yang cukup.

Tak hanya itu saja, bunga seperti bunga matahari dapat dikembangkan dengan menggunakan konsep microgreen. Jadi, saat benih telah tumbuh setinggi sekitar satu jari telunjuk, maka kalian dapat dipanen untuk ditanam kembali. Nah, untuk melakukan bercocok tanam sayuran dirumah menggunakan konsep microgreen, kalian harus memperhatikan langkah-langkah berikut ini.

Lingkungan Tanaman

Microgreen bisa dilakukan di dalam rumah, tetapi kalian harus memperhatikan sirkulasi udara di dalam rumah kalian karena salah satu faktor terpenting dalam menerapkan microgreen agar bisa menghasilkan sayuran yang baik adalah dengan sirkulasi udara yang bagus. Tak hanya itu saja, hindari pula lokasi yang terpapar langsung dengan sinar matahari, karena tanaman ini minimal perlu mendapat sinar paling tidak selama empat jam dalam sehari.

Media Tanaman

Untuk benih tanaman berukuran besar seperti bunga matahari, hidroton merupakan media tanam yang lebih tepat. tetapi jika kalian menggunakan benih yang berukuran kecil kalian bisa memilih media tanam seperti rockwool dan pittmoss yang merupakan pilihan lebih tepat untuk kalian gunakan untuk menerapkan microgreen.

Metode Menanam

Dalam metode cara menanam, berikut langkah-langkah yang dapat kalian lakukan saat menerapkan microgreen pada plant container. Untuk pertama kali kalian memilih kontainer yang minimal memiliki tinggi 5 sentimeter dengan lebar sesuai yang kalian sukai, kemudian gunakan planter dengan lubang secukupnya di bagian bawahnya agar mempermudah sirkulasi udara.

Setelah itu kalian tinggal bersihkan wadah hingga bersih sebelum menaruh media tanaman, pilih media tanaman sesuai keperluan benih yang akan kalian gunakan. Selanjutnya pada bagian penyebaran benih dalam melakukan konsep microgreen ini tidak ada jarak ideal, yang penting rangkaian benih ini tidak saling berhimpitan, setelah melakukan penanaman pada beni kalian lalu menutup wadah tanaman.

Pemeliharaan

Dalam pemeliharaan kalian tinggal menggunakan alat semprot air yang kecil untuk menyiram tanaman, terutama di bagian perakaran. Dalam penyiraman kalian bisa melakukan secara rutin minimal tiga kali dalam sehari agar terus menjaga kondisi medium tanaman tetap lembab.

Panen

Untuk proses panen dalam konsep microgreen kalian tinggal melihat saat daun sudah tumbuh sempurna, setelah itu kalian cukup potong tanaman tepat di atas permukaan tanah. Usai panen, kalian dapat menanam kembali bibit dengan konsep microgreen dengan medium tanaman yang sama.

Itulah informasi tentang cara bercocok tanam sayuran bagi kalian yang ingin membudidayakannya dirumah tetapi dengan menerapkan konsep microgreen, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !

Penanganan Pasca Panen Tanaman Jewawut

Pasca Panen Tanaman Jewawut  – Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan didalam melakukan pasca panen jewawut antara lain adalah pengeringan, perontokan dan penyimpanan....
Jaka Winarno
1 min read

Produk Olahan dan Prospek Pengembangan Tanaman Jewawut

Produk Olahan dan Prospek Tanaman Jewawut – Tanaman jewawut (Setaria italica L.) merupakan tanaman tropis yang memiliki kekerabatan dengan Pennisetum. Tanaman jewawut merupakan rumput...
Jaka Winarno
2 min read

Lingkungan Usaha Budidaya Lele

Lingkungan Usaha Budidaya Lele – Lingkungan usaha merupakan segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas usaha suatu lembaga atau organisasi. Lingkungan yang dapat mempengaruhi aktivitas usaha...
Jaka Winarno
1 min read