Cara Budidaya Jamur Merang yang Memiliki Aspek Ekonomi Cerah

2 min read

Budidaya Jamur Merang – Budidaya jamur merang sangat berpotensi dilakukan di Indonesia karena kelembaban udara tinggi yang ideal untuk pertumbuhan jamur merang. Selain itu, bahan baku untuk budidaya jamur merang sangat mudah di dapatkan karena sebagian besar berasal dari limbah pertanian, perkebunan, peternakan, dan kehutanan yang jumlahnya sangat melimpah.

 Budidaya jamur merang sangat berpotensi dilakukan di Indonesia karena kelembaban udara ti Cara Budidaya Jamur Merang yang Memiliki Aspek Ekonomi Cerah

Jamur merang merupakan salah satu komoditas pertanian yang mempunyai prospek masa depan baik untuk dikembangkan karena memiliki aspek ekonomi yang cerah dan mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan manusia sehingga permintaan jamur merang terus meningkat.

Kalian bisa menggunakan beberapa media tanam dalam budidaya jamur merang seperti jerami atau merang, limbah pabrik kertas, ampas batang aren, limbah kelapa sawit, ampas sagu, sisa kapas, kulit buah pala, sisa tanaman jagung, daun pisang, serbuk gergaji kayu, dan lain sebagainya.

Budidaya jamur merang sebenarnya tidak begitu sulit dilakukan yang terpenting kalian harus memperhatikan teknik dalam budidaya jamur merang, untuk itu kami akan memberikan informasi tentang bagaimana tips dalam budidaya jamur merang.

Persiapan Bibit Jamur Merang

Persiapan bibit jamur menjadi poin penting sebelum akhirnya menekuni usaha budidaya jamur. Untuk budidaya jamur merang skala rumah tangga, akan lebih efisien bila dimulai dari bibit F3 menjadi F4 dan dibudidayakan hingga masa panen tiba. Sedangkan untuk skala industri, dapat membiakkan bibit murni, bibit F1, F2, F3 hingga F4 dengan bantuan fasilitas yang memadai.

Persiapan Media Tanam

Setelah kalian sudah mempersiapkan bibit yang akan digunakan, kemudian untuk mempersiapkan media tanam kalian harus memperhatikan habitat yang disukai jamur merang. Sebenarnya jamur merang sangat menyukai habitat hidup di tempat-tempat berupa sisa tumbuhan atau makhluk hidup yang telah mengalami pelapukan/pembusukan. Untuk kalian yang ingin membudiayakan jamur merang kalian bisa membuat media buatan dari campuran jerami padi dan kapas (50% : 50%), kapur pertanian (2% dari berat jerami dan kapas), bekatul (10%), dan urea (1%).

Teknik Fermentasi

Untuk mempercepat proses pelapukan media, dapat dilakukan proses fermentasi dengan cara memotong jerami padi dengan ukuran 10-15 cm, campur dengan kapas, dan kapur lalu rendam dalam air selama 24 jam. Setelah itu angkat campuran media tersebut dan tumpuk diatas lantai dengan ukuran 1,5 x 1,5 x 1,5 meter. Tutup tumpukan media tersebut dengan plastik, dan diamkan 4-6 hari. Kalian harus bolak balik campuran media setiap 2-3 hari, kemdian bisa ditambahkan dedak 10%, superpospat 1%, dan kapur pertanian 1%.

Sterilisasi Dalam Kumbung Jamur

Untuk tahap ini kalian bisa memasukan media tanam secara merata di atas rak tanam yang disiapkan dalam kumbung jamur, ketebalan media dengan ukuran 15-20 cm. Kemdian kalian harus menutup dengan rapat kumbung jamur dan alirkan uap panas ke dalam kumbung.kalian harus melakukan proses ini selama 2-4 jam sampai suhu dalam kumbung jamur sekitar 70 derajat celcius, selanjutnya diamkan rumah kumbung jamur sekitar 24 jam, hingga suhunya kembali turun menjadi 32-35 derajat celcius.

Proses Inokulasi (Penanaman Bibit)

Untuk proses penanaman kalian bisa melakukan dengan menebarkan langsung bibit ke rak tanam yang telah disterilisasikan. Apabila menggunakan media tanam dengan ukuran tinggi sekitar 15-20 cm, panjang 3 meter dan lebar 1 meter, diperkirakan bibit jamur yang dibutuhkan berkisar 10-14 botol bibit jamur merang dengan isi 220 cc.

Proses Inkubasi

Proses inkubasi bibit jamur merang bisa dilakukan di rumah kumbung jamur. Idealnya tingkat suhu yang dibutuhkan antara 32-35 derajat celcius dengan kelembaban 65% dan bantuan cahaya lampu sebesar 60 watt. Nah, untuk mempercepat pertumbuhan jamur merang kalian harus menutup kumbung jamur selama 3-4 hari. Dan kemudian setelah 4-8 hari biasanya jamur akan tumbuh.

Panen Jamur merang

Jamur merang bisa dipanen setelah 8-12 hari. Kalian bisa memanen jamur merang saat kuncupnya belum mekar karena jika kuncup telah mekar kalian panen, maka nilai ekonomisnya akan turun dan kurang diminati pasar.

Itulah informasi tentang cara budidaya jamur merang yang baik dan benar mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !

Penanganan Pasca Panen Tanaman Jewawut

Pasca Panen Tanaman Jewawut  – Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan didalam melakukan pasca panen jewawut antara lain adalah pengeringan, perontokan dan penyimpanan....
Jaka Winarno
1 min read

Produk Olahan dan Prospek Pengembangan Tanaman Jewawut

Produk Olahan dan Prospek Tanaman Jewawut – Tanaman jewawut (Setaria italica L.) merupakan tanaman tropis yang memiliki kekerabatan dengan Pennisetum. Tanaman jewawut merupakan rumput...
Jaka Winarno
2 min read

Lingkungan Usaha Budidaya Lele

Lingkungan Usaha Budidaya Lele – Lingkungan usaha merupakan segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas usaha suatu lembaga atau organisasi. Lingkungan yang dapat mempengaruhi aktivitas usaha...
Jaka Winarno
1 min read