Cara Budidaya Rumput Odot Untuk Pakan Ternak

1 min read

Budidaya Rumput Odot – Menanam rumput odot untuk dibudidayakan banyak dilakukan peternak untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak mereka. Rumput yang masih merupakan salah satu varian dari rumput gajah ini memang merupakan pakan favorit karena teksturnya yang lembut. Selain itu, kandungan nutrisinya juga mampu memenuhi kebutuhan ternak seperti sapi, kambing atau domba.

 Menanam rumput odot untuk dibudidayakan banyak dilakukan peternak untuk memenuhi kebutuha Cara Budidaya Rumput Odot Untuk Pakan Ternak

Cara menanam rumput odot sebenarnya mudah dan sederhana. Kalian bisa mendapatkan bibit odot dari perbanyakan vegetasi dengan metode setek. Rumput ini dikenal mudah ditanam dan memiliki produktivitas yang tinggi. Tak hanya kambing dan domba, rumput odot dapat digunakan sebagai pakan ternak lainnya seperti sapi, kelinci, dan kerbau.

Langkah awal yang harus dilakukan sebelum menanam rumput odot adalah menyiapkan bibit dari setek. Bibit ini didapatkan dari memotong rumput yang paling subur sepanjang 15-30 cm. Pemotongan sebaiknya dilakukan dengan pisau tajam agar tidak terjadi luka.

Lahan yang akan digunakan sebagai media penanaman juga harus disiapkan. Penyuburan lahan bisa menggunakan pupuk kandang dengan meletakkannya di lokasi tanam. Pastikan lahan mendapat asupan sinar matahari yang cukup karena hal tersebut merupakan syarat agar rumput odot tumbuh maksimal. Rumput odot dapat ditanam dengan dua metode. Metode pertama yakni monokultur, membudidayakan rumput odot tanpa ada tanaman lain.

Cara kedua sebaliknya, yaitu mengombinasikan tanaman rumput odot dengan hijauan lain. Tanaman yang ditanam bersamaan dengan rumput ini berfungsi menahan erosi lahan, mengingat rumput odot memiliki ukuran yang mungil.

Langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah memastikan lahan bebas dari gulma dan tanaman pengganggu lainnya. Jika lahan sudah siap, kini saatnya membuat bedengan dan gundukan dengan lebar berkisar 60-80 cm. Tinggi gundukan yang dianjurkan mencapai 20 cm.

Setiap gundukan dapat kalian tanami dengan bibit setek rumput odot. Dari tiga ruas rumput, benamkan dua ruas ke dalam tanah. Jarak antar ruas bibit yang ditanam sekitar 50-75 cm. Sementara, jarak tanam antar baris yang baik adalah 75-150 cm.

Perawatan rumput odot dilakukan dengan pemberian pupuk kandang. Satu hektar lahan sebaiknya diberikan pupuk sebanyak 3 ton. Pertumbuhan rumput odot dapat dipercepat dengan pemupukan kembali menggunakan NPK. Pemupukan ini dilakukan pada hari ke-15 setelah penanaman. Dosis yang diberikan adalah 60 kilogram per hektare.

Pemupukan juga dilengkapi dengan pupuk cair dari urine kambing fermentasi. Cara mengaplikasikannya adalah dengan disemprotkan pada tanaman dan tanah di sekitarnya. Rumput odot dapat dipanen setelah 70-80 hari. Ciri rumput odot siap panen adalah ruas batang telah sepanjang 15 cm. Di musim hujan, waktunya dapat lebih singkat yakni 35-45 hari saja.

Itulah informasi tentang cara budidaya rumput odot untuk pakan ternak yang bisa kalian lakukan, mudah-mudahan bisa bermanfaat dan menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !

Penanganan Pasca Panen Tanaman Jewawut

Pasca Panen Tanaman Jewawut  – Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan didalam melakukan pasca panen jewawut antara lain adalah pengeringan, perontokan dan penyimpanan....
Jaka Winarno
1 min read

Produk Olahan dan Prospek Pengembangan Tanaman Jewawut

Produk Olahan dan Prospek Tanaman Jewawut – Tanaman jewawut (Setaria italica L.) merupakan tanaman tropis yang memiliki kekerabatan dengan Pennisetum. Tanaman jewawut merupakan rumput...
Jaka Winarno
2 min read

Lingkungan Usaha Budidaya Lele

Lingkungan Usaha Budidaya Lele – Lingkungan usaha merupakan segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas usaha suatu lembaga atau organisasi. Lingkungan yang dapat mempengaruhi aktivitas usaha...
Jaka Winarno
1 min read