Teknik Vertikultur Tanaman Stroberi

1 min read

Vertikultur Stroberi – Salah satu kendala dalam berkebun adalah lahan yang tersedia sempit, itupun hanya terdiri dari pasir, batu-batuan sisa pondasi rumah plus pelapukan kayu. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa mencoba untuk menggunakan sistem vertikultur, yaitu tanam menanam dengan sistem vertikal. 

 Salah satu kendala dalam berkebun adalah lahan yang tersedia sempit Teknik Vertikultur Tanaman Stroberi

Teknik vertikultur disini dapat dijelaskan sebagai cara melakukan budidaya tanaman dengan menempatkan media tanam dalam wadah-wadah yang disusun secara vertikal, atau dapat dikatakan bahwa vertikultur merupakan upaya pemanfaatan ruang ke arah vertikal. 
Dengan demikian penanaman dengan sistem vertikultur dapat dijadikan alternatif bagi masyarakat yang tinggal di kota, yang memiliki lahan sempit atau bahkan tidak ada lahan yang tersisa untuk budidaya tanaman.

Bahan yang digunakan biasanya adalah bambu, talang air dan pipa paralon. Untuk menghemat biaya, kita bisa memanfaatkan bambu yang ada. Caranya adalah dengan memotong bambu sekitar 1,7 meter (tingginya sesuai dengan kebutuhan), dengan asumsi 20 cm untuk ditanam ke dalam tanah agar bambu tersebut kokoh, dan sisanya untuk menanam.

Supaya bisa memasukkan media tanam, ruas-ruas bambu harus dilubangi dengan linggis atau kayu, kecuali pada ruas paling bawah, cukup dilubangi kecil-kecil dengan paku untuk porosan air. Lalu pada sisi bambu dibuat lubang yang besarnya juga sesuai kebutuhan dengan bor atau pahat. 

Dengan ukuran 170 cm, kita bisa membuat sekitar 12 lubang berselang seling. Setelah selesai di tanam dalam tanah, baru di isikan media tanam yang terdiri dari campur tanah, sekam dan pupuk kandang, lalu disiram dari lubang bambu yang paling atas. 
Untuk menyuplai kekurangan air tersebut kita harus menyemprotkan air dan nutrisi pupuk dengan spray ke masing-masing lubang tanaman. Pupuk yang sebaiknya digunakan adalah pupuk cair atau pupuk padat yang sudah dilarutkan dalam air. 

Jenis-jenis tanaman yang dibudidayakan biasanya adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi, berumur pendek atau tanaman semusim khususnya sayuran dan buah yang memiliki sistem perakaran yang tidak terlalu luas. Salah satu contonya adalah stroberi.

Budidaya Tanaman Jewawut

Budidaya Tanaman Jewawut – Tanaman Jewawut membutuhkan lingkungan tumbuh yang optimal untuk menghasilkan produksi yang lebih tinggi. Namun jika kondisi lingkungan yang optimal untuk...
Jaka Winarno
4 min read

Penanganan Pasca Panen Tanaman Jewawut

Pasca Panen Tanaman Jewawut  – Ada tiga hal penting yang harus diperhatikan didalam melakukan pasca panen jewawut antara lain adalah pengeringan, perontokan dan penyimpanan....
Jaka Winarno
1 min read

Produk Olahan dan Prospek Pengembangan Tanaman Jewawut

Produk Olahan dan Prospek Tanaman Jewawut – Tanaman jewawut (Setaria italica L.) merupakan tanaman tropis yang memiliki kekerabatan dengan Pennisetum. Tanaman jewawut merupakan rumput...
Jaka Winarno
2 min read